Ruh pun tertahan karena hutang
Abu Hurairah menuturkan bahwa Rasulullah saw bersabda, “Jiwa seseorang Mukmin itu tergantung karena utangnya hingga utangnya dilunasi.” (HR At-Turmudzi, Ibn Majah, dan Al-Bayhaqi)
Anas bin Malik bertutur, “Kami pernah bersama Rasulullah saw, lalu beliau mendatangi seseorang yang sedang dishalatkan. Beliaupun bertanya, “Apakah sahabat kalian ada yang memiliki hutang.” Mereka menjawab, “Ya.” Beliaupun bersabda, “Lalu apa manfaatnya bagi kalian jika aku menyalatkan orang yang ruhnya masih tergadai di dalam kuburnya dan ruh nya pun tidak naik ke langit? Jika ada orang yang menjamin utangnya, aku akan mengerjakan shalat untuknya, karena sesungguhnya shalatku akan bermanfaat baginya.” (HR Ath-Thabrani)
Said ibn al-Athwa berkisah, “Ayah (orang tua) kami meninggal dunia dengan meninggalkan tiga ratus dirham, juga keluarga dan utang. Aku bermaksud memberikan nafkah kepada keluarganya, lalu Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya ayahmu tertahan oleh utangnya. Oleh karena itu bayarlah utangnya itu.” (HR Ahmad)
(sumber: Ziarah ke Alam Barzakh, karya Imam Jalaluddin as-Suyuthi, Pustaka Hidayah cet. IV, 2002, hal 331)
Bagi anda yang membaca artikel ini dan ingin memulai usaha online, dengan menggunakan blog wordpress, silakan ikuti training gratis membangun bisnis di internet, klik disini!
Kirim Artikel Ini Ke Facebook Anda
Incoming search terms for the article:
|
MAU JUALAN BARANG-BARANG FISIK LEWAT INTERNET? BELAJAR LANGSUNG DENGAN AHLINYA, KLIK DISINI!
|
|
EBOOK BARU: CARA MENGATASI BERBAGAI KESULITAN MENGAJAR ANAK BISA DAN SUKA MEMBACA Ebook Plus Bahan-Bahan Mengajar dengan pendekatan Multi-Metode Download Disini! |
Install "pikiran Anda" dengan input-input positif
|
Klik Disini |

Partner Links
Dunia ParentingBlogger Indonesia
Bisnis Pulsa
Jonru On The Web
Sebalai Blogspot
Pasang Iklan Gratis
Voucher Codes
Asbestos lawyer
Electric
Social Worker Jobs Rotherham
Anda punya web atau blog? Silakan Add Your BackLink



Print
Comments (No comments)
Bagaimana Menurut Pendapat Anda?