kumpulan artikel bisnis, internet marketing indonesia, kewirausahaan, artikel pendidikan, artikel kesehatan, artikel psikologi, artikel teknologi, iptek, tinjauan pustaka
Earn $30 per referral with your own search engine
Powered by MaxBlogPress 

PUSTAKA NILNA 

Loading....
Artikel Pilihan:

Yuk! Langganan

Baca artikel-artikel terbaru kami langsung di email Anda.



Preview | by FeedBlitz


Nilna Iqbal ikutan: Internet Marketing Indonesia

Advertisement

Reviewmu.com
PJN July Promo

make money with your web site


GrowUrl.com - growing your website


Statistik

IM Online

Yahoo! : Unknown

Powered by IM Online

  • PARTNER LINKS

  • RICHMIND NEWSLETTER
    Install "pikiran Anda" dengan input-input positif
    Name:
    Email Address:

    Silakan Cari Artikel (tulis kata kunci):

    Artikel Pilihan

    Di Merkurius, Sehari Sama Dengan Setahun

    Bertahun-tahun kita yakini, satu tahun terdiri atas 12 bulan, satu bulan 28 sampai 31 hari, satu hari 24 jam, satu jam 60 menit dan satu menit 60 detik. Tapi patokan itu ternyata tidak universal…!

    Einstein pernah mengatakan, waktu hanyalah pengertian manusia terhadap perpindahan-perpindahan simbolik dari “tempat”. Waktu yang kita gambarkan sebagai jam, hari, bulan dan tahun itu tak lebih hanyalah istilah-istilah yang melukiskan peredaran Bumi di sekitar sumbunya dan peredarannya mengelilingi Matahari.

    Satu tahun adalah satu kali perputaran penuh Bumi mengedari Matahari. Satu bulan adalah satu kali perputaran Bulan mengelilingi Bumi. Satu hari adalah satu kali perputaran penuh Bumi mengitari dirinya sendiri.

    Atau, kalau ingin dinyatakan dalam bentuk lain, satu jam adalah peredaran Bumi mengitari sumbunya 15 derajat. Satu hari adalah peredaran penuh 360 derajat. Dan satu tahun adalah putaran 360 derajat Bumi mengelilingi Matahari.

    Arloji yang kita pakai di pergelangan tangan kita pun adalah gambaran dari perpindahan tempat (perpindahan jarum dari angka ke angka di atas plat arloji). Jam-jam yang dipergunakan di permukaan Bumi ini diakurkan dengan peredaran sistem matahari.

    Tapi, sistem ini bukan satu-satunya sistem yang berlaku mutlak di jagad raya. Jelas tak mungkin kita memaksa “makhluk” angkasa lain tunduk terhadap undang-undang “definisi” sistem waktu kita. Kita tak mungkin menganggap jumlah satuan yang kita ukur sebagai jumlah satuan yang mutlak.

    Di Merkurius, misalnya, definisi “waktu” buat mereka beda. Planet ini mengelilingi sumbunya 88 hari. Pada saat yang bersamaan ia pun mengelilingi Matahari 88 hari juga. Jadi, kalau kita paksakan juga definisi kita, maka boleh dibilang sehari di Merkurius itu sama dengan setahun! Ya, kan?

    Makanya jangan heran, sistem waktu dalam “maksud” Tuhan pun berbeda. Banyak ayat Al-Qur’an mengisyaratkan saat datangnya kiamat itu pendek waktunya. Juga, janji-janji kemenangan Islam. Cuma, ya itu tadi, tunggu saja “tanggal mainnya”. Sistem waktu kita memang beda, kok.

    *** Penulis: Nilna Iqbal

    Artikel Yang Berhubungan:

    1. Apakah pengamatan dapat dipercaya?
    2. Koreksi Al-Qur’an terhadap Ptolemeus dan Copernicus
    3. Cintailah Fakir Miskin
    4. Ilustrasi Al-Qur’an tentang Matahari dan Bulan


    Artikel ini diterbitkan oleh Pustaka Nilna dan pertama kali dipublikasikan pada tanggal 10 September 2008. Artikel ini bebas ditulis ulang untuk keperluan non-komersial selama mencantumkan nama penulis dan sumber (URL) halaman yang dikutip dan tidak mengubah isinya.
    BookMark Artikel ini ke:


    print this page Print Artikel Ini | Kirim Artikel Ini Ke Teman


    Comments (No comments)

    Bagaimana Menurut Pendapat Anda?

    Anda suka tantangan? Ikuti program "Tantangan 120 Hari Berpenghasilan $100 Per Hari."
    Selengkapnya klik disini ...

    GRATIS! 
    MODUL INTERNET 
    MARKETING BASIC
    DARI ANNE AHIRA

    Nama:
    Email:

    Add to Technorati Favorites


    Categories

    Belajar Web Bisnis


    GREAT SITE