Pulsa Gratis Dari Internet
Powered by MaxBlogPress 

PUSTAKA NILNA 

Pelatihan Jurnalistik dan Desain Layout Media Instansi/Perusahaan
Sedang dipanggil....
Artikel Pilihan:
BULLETIN PUSTAKA NILNA
Install "pikiran Anda" dengan input-input positif
Nama:
Email:

Silakan Cari Artikel (tulis kata kunci):

Category 'Kiat'

Fokus pada Hasil

Saat itu, tanggal 4 Juli 1952. California Coast sedang diliputi kabut pagi. Dua puluh satu mil ke barat di pulau Catalina, seorang wanita berumur 34 tahun mengarungi Lautan Pasifik dan berenag menyeberangi California. Jika berhasil, ia akan menjadi wanita pertama yang berhasil melakukannya. Wanita tegar ini bernama Florence Chadwick. Sebetulnya, ia berhasil menjadi wanita pertama yang menyeberangi Selat Inggris pulang pergi dengan berenang.

Hari itu airnya sangat dingin, berkabut sangat tebal sehingga membuatnya hampir tidak dapat melihat perahu-perahu yang mengiringinya. Sementara ia terus berenang, ribuan orang menyaksikannya melalui televisi. Beberapa kali ikan-ikan hiu mencoba mendekat, tetapi berhasil diusir dengan dayung. Ia terus saja berenang. Yang menjadi masalah terbesar baginya saat penyeberangan itu bukanlah kelelahan, tetapi air yang begitu dingin menusuk sampai ke tulang sumsumnya.

Continue reading

STOP DREAMING START ACTION

Stop Dreaming Start Action Stop Dreaming, Start Action. Inilah komitmen yang sedang banyak dikampanyekan berbagai blog lokal saat ini yang diprakarsai oleh Joko Susilo. Stop dreaming start action? Apakah maksudnya berhentilah bermimpi, mulailah beraksi? Tapi, bukankah bermimpi itu wajib, kalau kita ingin hidup di atas rata-rata?

Bukankah hanya impian yang membuat diri kita kuat, bertahan, tak mudah menyerah, tak takut badai, terus bangkit lagi, walau apapun yang menghalangi? Bak Alif tak izin mati…

Bukankah impian adalah rahasia besar yang menggerakkan perubahan di berbagai belahan dunia ini? Bukankah impian adalah syarat nomor satu yang ditulis buku-buku suci para praktisi MLM dan Network Marketing? itu semua agar kita dapat membaca,

Apa sebenarnya maksud Joko Susilo dengan stop dreaming start action? Apakah tak boleh kita bermimpi? Apakah bermimpi itu buruk? Bukankah bermimpi itu gratis? Mengapa perilaku dreaming harus kita stop! Siapa sesungguhnya yang dimaksud oleh Joko untuk stop dreaming start action itu? Apakah saya termasuk?

Bukankah sebenarnya yang saya lihat justru malah sebaliknya? Betapa banyak orang malah “takut bermimpi”, mengubur impiannya, memadamkan nyala nya yang mungkin sempat sesaat menyinari jalan hidupnya. Lalu hanya karena merasa gagal, akhirnya ia membunuh impiannya, lalu menguburnya dalam-dalam. Kepada kelompok ini ‘kan gak perlu disuruh stop dreaming start action lagi … lha wong dreaming nya aja nggak pernah?

Kalau begitu pada siapa? Saya sempat juga memperhatikan ada sekelompok orang yang dreaming terus. Mereka selalu “memberi makan” dreaming nya, merawat dreaming nya begitu rupa, sehingga dreaming nya makin menyala, menggelegak, menggetarkan seluruh nadi dan ototnya, mendesakkan energi yang tiara tara. Orang-orang akan melihat mereka ini ia seperti “orang gila”.

Mereka tampak aneh di mata kebanyakan manusia. Mereka  sering meracau sendirian, bicara begitu semangat, tak kenal lelah, lupa waktu, lupa makan, lupa istri, lupa anak …. bahkan! Yang ada dalam ruangan hidupnya adalah dreaming nya. Mereka terus berjalan, walau terseok-seok, bergerak terus menuju impiannya. Namun memang jumlah”orang gila” ini amat sangat sedikit. Pada umumnya mereka tergolong orang yang tak puas berada dalam zona “good life” (kehidupan yang baik)  … mereka terus berenang menuju “great life” (kehidupan yang luar biasa).

Jadi, kalau begitu … berarti ‘kan dreaming itu penting! Tanpa dreams, kita sama saja dengan manusia rata-rata, dan hidup kita pun akan biasa-biasa saja. Lantas  mengapa Joko susilo mengampanyekan stop dreaming? Sebenarnya apa makna stop dreaming start action yang dia maksud? Sebagai salah satu tokoh kunci pebisnis online ulung yang malang melintang di jagad dunia internet Indonesia ini, tentulah ia punya pandangan khusus sehingga ia bisa sampai pada sari kesimpulan yang begitu mengkristal: STOP DREAMING START ACTION! Continue reading

Waspadai bisikan al-khannas

Awalnya saya takut punya impian. Saya pikir, “Ah mana mungkin? Zaman serba susah sekarang ini mau punya impian apa lagi? Bisa hidup aja udah syukur! Udah lah ngga usah ngoyo!

Kok jadi takut dengan kata-kata seperti itu ya? Tapi saya pikir itu banyak terjadi. Saya sendiri pernah begitu. Suatu saat saya baca sebuah buku yang mengupas tentang Al-Khannas, yang sering membisiki manusia. Al-Qur’an juga menasehati kita untuk waspada dengan al-khannas ini (surat An-Nas). Saya lupa judul bukunya. Udah lama sih …

Digambarkan di buku itu, betapa banyak sekali kehidupan kita ini dipengaruhi al-khannas, yang umumnya berciri “ajakan negatif dan menghalangi perbuatan positif”. Dalam shalat aja, kita sering dibuat ragu-ragu udah berapa rakaat kita shalat, dsb.

Karena itu kalau ada bisikan negatif , waspadalah, jangan-jangan al-khannas berusaha mempengaruhi kita. Termasuk ketakutan kita untuk punya impian. Akan banyak sekali alasan-benar-dan-logis yang akan disodorkan al-khannas untuk membuktikan bahwa kita tak layak untuk punya impian.

Kini, saya tak mau dengar lagi bisikan al-khannas itu, untuk berbagai keadaan saya setiap hari. Sikap ragu, terlalu khawatir, tak berani ambil keputusan, adalah efek-efek yang ditimbulkannya. Cara mengatasinya, mudah sekali ternyata. Ambil keputusan, dan fatawakkal ‘alaAllah (tawakkal).

Contoh lain, ketika akan menelpon seorang calon klien, biasanya datang pikiran-pikiran negatif. “Ah kayaknya dia pasti nggak mau. Pasti dia marah ditelpon jam segini, dsb” Tiba-tiba saja al-khannas menyodorkan berbagai skenario negatif di benak kita. Macam-macam bentuknya. Lalu kita jadi takut, ragu dan nggak berdaya. Intinya ga jadi nelpon.

Obatnya … ambil telpon, tekan saja, lalu sambil berdiri, katakan “Hello”. Pasti aman kok.

So, kalau ada yang kita takuti, “LAKUKAN SAJA APA YANG KITA TAKUTKAN ITU”. Saya terus mencobanya, dan akan terus mencobanya. Termasuk bermimpi. Tuliskan saja! Kalau belum sampai 100 item, berarti anda masih takut … Jangan bertanya apakah itu mungkin tercapai atau tidak, tuliskan saja.

Explore impian-impian anda … jangan-jangan sudah banyak yang terkubur, tanpa sengaja. Bangkitkan, keluarkan, hidupkan, beri “makan”. Lalu lihatlah hasilnya …

Bagi yang ingin memulai usaha online, dengan menggunakan blog wordpress, silakan ikuti training gratis membangun bisnis di internet, klik disini!

Kekayaan Seperti Apa?

Kekayaan adalah sama dengan kemampuan untuk terus bertahan hidup dengan gaya hidup yang ada, tanpa harus bekerja.

Penelitian yg dilakukan oleh Gallup International menunjukkan bahwa rata-rata eksekutif ibukota & Asia kaya mampu bertahan 90 hari dengan gaya hidup yang ada apabila besok dia berhenti kerja. Setelah itu mereka harus mulai menjual asset atau berhutang.

Kaya adalah relatif. Sebagian orang merasa kaya ketika mempunyai uang 10 juta rupiah. Sebagian orang merasa tidak kaya walaupun sudah memiliki uang 10 milyar. Menurut majalah Forbes kaya adalah orang yang mempunyai penghasilan 1 juta US keatas setahunnya. Sedangkan menurut Robert T. Kiyosaki yang mengutip dari gurunya Buckminster Fuller bahwa kaya adalah bukan berapa besar active income anda melainkan kaya adalah apabila passive income lebih besar dari biaya hidup. Yang dimaksud passive income disini adalah uang yang masuk tanpa harus bekerja.

Sebagai perbandingan Mike Tyson, dia menghasilkan 300 juta USD sewaktu bertinju, tapi hari ini bangkrut dan masih berhutang 35 juta USD. Maka sebetulnya Mike Tyson bukan termasuk kaya, termasuk pula di dalam kategori orang yang bukan kaya adalah orang-orang yang punya penghasilan 1 Juta USD/tahun namun pengeluarannya 1,2 juta USD/tahun.

Pertanyaan penting kali ini adalah:

1.) Bila besok anda berhenti kerja, berapa lama anda dapat bertahan hidup dengan gaya hidup anda sekarang tanpa harus menjual asset-asset anda?

2.) Lalu bagaimana kita bisa kaya menurut versi Robert T. Kiyosaki dimana passive income lebih besar dari biaya hidup?

Jadi sebetulnya menurut Robert T. Kiyosaki, kaya adalah bagaimana menciptakan passive income lebih besar dari biaya hidup.

Cara membuat passive income:

- Royalti dari hak cipta
- Rumah yang disewakan/ dikostkan
- Saham-saham yang menghasilkan deviden
- Reksadana
- Usaha-usaha yang menghasilkan

Buatlah rangkaian rencana sumber pasif income anda. Sesuatu yang anda sukai dan dapat anda kerjakan sementara anda mengerjakan apa yang anda kerjakan sekarang. Dan untuk mendapatkan materi tambahan eBook “24 Prinsip Miliarder yang Mencerahkan” senilai Rp. 250.000,- oleh Tung Desem Waringin bisa Anda dapatkan segera.

Dapatkan sekarang juga. Klik Disini!

Source: TDW University

Bagi anda yang membaca artikel ini dan mempunyai ide usaha untuk memulai usaha online, dengan menggunakan blog wordpress, silakan ikuti training gratis membangun bisnis di internet, klik disini!

Jin Ifrid Dalam Lampu Aladin Anda

Kalau Aladin membutuhkan sesuatu dia tinggal menggosok-gosok lampu wasiatnya. Lalu keluarlah Jin Ifrid yang siap diperintah tuannya, apapun juga.

Dalam diri kita ada satu sosok yang luar biasa hebatnya, yang bisa mewujudkan apa saja yang kita inginkan. Benar-benar ibarat jin ifrid yang ada di kisah Lampu Wasiat Aladin. Kalau kita “pandai” memanggil “jin” ini, kita bisa menyuruhnya melakukan apa saja yang kita mau. Bahkan termasuk hal-hal yang luar biasa, yang mustahil kita bisa.

Sosok luar biasa ini ada dalam diri kita. Dia menjaga kita sejak bayi sampai hari ini. Dia tak pernah tidur, selalu bekerja 24 jam non-stop. Dia bahkan menjaga kita saat kita sedang tidur. Dia belajar apapun yang kita ajarkan kepadanya, walau mungkin kita  tak pernah merasa mengajarnya. Setiap kita mempelajari sesuatu, rekamannya ia simpan utuh, detil dan mudah dipanggil kembali oleh otak kita.

Sayangnya sosok hebat ini tak bisa berfikir. Benar-benar mirip Jin. Apalagi berfikir kritis. Ia hanya bisa menelan 100% apapun yang kita katakan padanya. Programnya sangat automatis. Namun sosok ini sangat patuh atas apapun perintah yang diberikan. Ia bisa melakukannya bahkan saat kita tidur, atau saat kita tak butuh lagi.

Sosok hebat itu adalah “otak bawah sadar” kita. Saya sebenarnya kurang merasa tepat dengan istilah otak bawah sadar itu, namun memang terminologi yang tepat masih belum bisa ditemukan. Saya lebih merasakan bahwa sosok hebat itu adalah sebenarnya jati-diri-murni kita. Dia lah yang menyimpan seluruh data rekaman diri kita, sejak usia hari pertama kita lahir, sampai detik ini. Semua rekaman itu ada padanya. Pada diri kita.

Jadi bukan pada “otak fisik” kita. Sebab “otak fisik” kita ini, akan kembali jadi tanah saat kita meninggalkan dunia ini. Dimana ilmu yang kita miliki selama ini? Dimana rekaman amal yang kita perbuat selama ini? Apa yang kita bawa di alam akhir nanti? Continue reading

Categories

DUNIA PARENTING

Silakan Download BUKU GRATIS untuk anak-anak anda.
Nama:
Email address:
Kota:
Profesi:


artikel pustaka nilna, pustaka berbagai artikel, artikel bisnis, artikel pendidikan, artikel psikologi, artikel manajemen, artikel islam, artikel indonesia, artikel tentang,artikel pendidikan anak,ide usaha,bisnis hosting,artikel kajian islam