Dalam Era Kolaborasi Ini, Anda Ada Dimana?

Desember 2006 lalu, Dan Tapscott dan Anthony D. Williams meluncurkan sebuah buku yang menghebohkan dunia. Ia jadi pembicaraan di ratusan seminar dan diulas berbagai media massa dunia. Buku itu berjudul Wikinomics: How Mass Collaboration Changes Everything.

wikinomicsDalam buku itu, Tapscott menyadarkan dunia bahwa di masa depan, peran institusi bisnis maupun sosial akan semakin berkurang dan mendapat tantangan besar dari para individu yang menguasai teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

Tapscott memberi contoh, bagaimana sebuah institusi bisnis bisa diselamatkan oleh sejumlah individu. Continue reading “Dalam Era Kolaborasi Ini, Anda Ada Dimana?”

Pendidikan Anak Usia Dini Menurut Penelitian Professor Bloom

blom
benyamin bloom

Benyamin s. Bloom, professor pendidikan dari Universitas Chicago, menemukan fakta yang cukup mengejutkan yang patut jadi pertimbangan khusus bagi para praktisi pendidikan anak usia dini dan mereka yang berkecimpung dalam pembelajaran paud :

Ternyata 50% dari semua potensi hidup manusia terbentuk ketika kita berada dalam kandungan sampai usia 4 tahun. Lalu 30 % potensi berikutnya terbentuk pada usia 4 – 8 tahun.

Ini berarti 80% potensi dasar manusia terbentuk sebagian besar di rumah, sebelum mulai masuk sekolah.

Akan seperti apa kemampuannya, nilai-nilai hidupnya, kebiasaannya, kepribadiannya dan sikapnya … 80% tergantung pada hasil pendidikan orang tua nya.

Sadar atau tidak. Baik “dibentuk” secara sengaja atau pun tidak sengaja!

Artinya, akan jadi siapa anak kita, bagaimana cara berpikir dan bersikapnya ditentukan sepenuhnya oleh informasi dan pengetahuan apa yang tersimpan di otaknya.

Panca indera adalah pintu masuk yang langsung masuk ke pusat kecerdasan anak.

Apapun yang ia dengar, apapun yang ia lihat, apapun yang ia rasakan, semua langsung tersimpan (terinstall filenya ) di otak anak.

Ia juga belajar tentang sikap dan kepribadian dari orang-orang yang mengasuhnya. Bagaimana ayah ibunya berbicara, apa yang dikatakan, bagaimana ia bereaksi terhadap emosi-emosi tertentu, bagaimana orangtua bereaksi terhadap tekanan amarah, tangisan, dan kerewelan.

Semua bahasa komunikasi anak (dalam bentuk gerakan, tangisan dan kerewelan) adalah alat-alat ia belajar.

GURU PERTAMA ADALAH ORANG TUA

Hal pertama yang langsung kita sadari adalah, sebagai ayah dan ibu, kita adalah guru anak-anak kita. Baik kita melakukannya dengan benar ataupun “nggak sengaja” salah.

Pertanyaan berikutnya, sudah tahukah kita kurikulum apa yang sedang berlangsung pada usia 0 – 4 tahun atau dalam 8 tahun perkembangan pendidikan anak-anak kita?

Ternyata, kebanyakan orang tua tidak punya “kurikulum” pendidikan anak usia dini ini. Tentu tak heran akhirnya kurikulum “alamiah” lah yang diterapkan.

Kurikulum yang akhirnya dipelajari anak-anak kita adalah kurikulum-alamiah yang diciptakan oleh lingkungan tempat kita saat ini hidup dan berada. Lewat program-program di televisi, pergaulan di sekitar rumah kita, juga pergaulan antar penghuni di dalam rumah tangga kita sendiri.

Apa yang “diajarkan” (tanpa sengaja) pada bayi dan anak-anak kita?

Bisa jadi, kalau kita tak awas, secara keilmuan bisa jadi belum ada yang kita ajarkan. Bahkan yang terjadi sebaliknya, banyak sekali hal negatif yang “dipelajari” anak-anak kita dari “menyerap” semua input yang ada di sekitarnya.

Lalu adakah kegiatan-kegiatan pembelajaran yang secara sengaja kita lakukan? By design? Itulah tugas rumah, PR kita semua …

Salah satu ALAT yang bisa digunakan adalah menjadikan kegiatan membaca sebagai salah satu sumber INPUT OTAK ANAK-ANAK kita.

Kosa kata apa yang kita input, akan sangat mempengaruhi mereka. Oleh sebab itulah orang tua sangat-sangat penting memahami CARA BAGAIMANA agar bisa meng-input otak anak-anaknya sesuai dengan cara kerja otak mereka.

Mudah-mudahan ebook belajar membaca dan bahan-bahan atau alat-alat belajar yang kami sediakan untuk anda bisa menjadi salah satu sarana efektif bagi orang tua yang peduli dengan masa depan anak-anaknya.

Di dalam ebook itu akan diberikan cara-cara yang efektif menjadikan kegiatan membaca, bukan hanya untuk BISA MEMBACA, melainkan justru UNTUK INPUT KEPRIBADIAN sekaligus MENGAKTIFKAN OTAK BELAJAR mereka, dengan cara yang tidak akan merusak kesenangan anak terhadap kegiatan tersebut. Bahkan mereka sangat haus, sangat nyaman, sangat alami. Amin …

Silakan klik disini, bagi yang mau mendownloadnya >>

Pengaruh dan Bahaya Televisi Pada Otak Bawah Sadar Anak

Sejak dulu saya suka nonton TV. Bahkan tergolong keranjingan. Bisa begadang sampai sangat larut malam. Tapi sejak 14 tahun terakhir, terutama sejak anak saya Azkia dan Luqman hadir di rumah kami, secara sengaja kami memutuskan untuk tidak lagi punya TV. Dan itu berlangsung sampai hari ini.

pengaruh televisi

Alhamdulillah rasanya nyaman sekali. Ada banyak manfaat yang kami rasakan sejak kami tidak lagi memiliki televisi.

Hal pertama dan utama yang kami rasakan manfaatnya adalah anak-anak kami sedikit terlindungi dari INPUT-INPUT NEGATIF yang masuk ke “bawah sadar” mereka.

Sebagaimana kita ketahui, JATI DIRI MANUSIA atau JIWA MANUSIA dibentuk salah satunya oleh INPUT-INPUT yang masuk ke dalam dirinya. Khususnya yang perlu diwaspadai adalah INPUT yang masuk ke otak
bawah sadarnya.

Apapun input yang masuk ke bawah sadar seseorang, akan 100% masuk tanpa saringan (ingat salah satu karakter utama bawah sadar adalah tidak kritis). Apalagi jika input itu masuk SECARA BERULANG dan TANPA SARINGAN PIKIRAN. Cocok sekali dengan keadaan yang tersedia lewat media TV.

Apapun yang dilihat dan didengar anak lewat televisi, maka 100% akan masuk ke otak bawah sadarnya. Tanpa saringan dari otak sadar sama sekali. Lihatlah mata anak anda ketika mereka nonton TV. Kedipan matanya lebih lama dan fokus melakukan SCANNING atas apapun yang sedang ia lihat/dengar. Ditambah lagi dengan bantuan musik/audio yang menggugah gelombang otak untuk terus merekam nya.

Jika acara televisi tsb bagus, tentu akan luar biasa dampaknya bagi pertumbuhan jiwa anak-anak kita. Namun sayangnya, CONTENT dan AKHLAK yang ditampilkan di TV saat ini cenderung negatif, terutama sebagian MUSIK dan FILM nya.

Kita perlu berhati-hati, bahkan termasuk kategori film anak-anak. Sekalipun tontonan itu ditujukan khusus untuk pemirsa kanak-kanak, jika kita bersikap kritis, nyata sekali sesungguhnya KATA-KATA NEGATIF dan UNGKAPAN-UNGKAPAN NEGATIF banyak sekali. Dan pada akhirnya, kata-kata itulah yang MEREKA TIRU.

Belum lagi dari segi CONTENT nya atau ISI nya. Sungguh sangat mengkhawatirkan!

Saya percaya, file-file atau data-data negatif yang masuk ke “server database” otak bawah sadar mereka, adalah BAHAN BAKU JATI DIRI MEREKA, yang akan MEMBENTUK SIKAP, KEBIASAAN dan PERILAKU MEREKA.

Tentu kita perlu melindungi JIWA dan OTAK anak-anak kita bukan?

Okey…

Hal lain yang juga saya rasakan sekali manfaatnya terutama bagi diri saya pribadi adalah OTAK TERASA LEBIH SEHAT. Saya bisa merasakan bedanya dibandingkan ketika dulu saya aktif di depan TV.

Saya percaya INPUT-INPUT yang masuk ke OTAK ibarat MAKANAN. Jika yang saya masukkan (walaupun tanpa sengaja) adalah input-input negatif, maka ia akan TERINSTALL ke dalam OTAK lalu berfungsi secara negatif. Hasilnya kita cenderung bereaksi menghadapi banyak hal secara negatif. Kita jadi mudah berpikir negatif, mudah putus asa, mudah stress, dan berbagai reaksi negatif lainnya.

Oleh sebab itu, alangkah lebih bijaksana jika kita MELINDUNGI OTAK KITA dari hal-hal negatif dan atau dari hal-hal yang tidak bermanfaat.

Ya. MAKANAN yang paling baik bagi OTAK kita adalah MAKANAN positif yang sesuai dengan fitrah nya. Isilah OTAK kita dan otak anak kita dengan PENGETAHUAN, misalnya dengan buku-buku yang lebih membangun JIWA kita. Jika pun akan kita akan isi dengan hiburan, toh sebenarnya saat ini ‘kan sudah banyak sekali film-film hiburan yang lebih sehat
dan lebih mendidik ruhani kita.

Gimana menurut Anda?

Gundahnya Hati Ibrahim: Antara Cinta & Ketaatan

Ibrahim as dihadapkan pada dua pilihan berat: mengikuti perasaan hatinya dengan menyelamatkan anaknya Ismail as ataukah mentaati perintah Allah swt dengan mengorbankannya.

Dialah yang engkau sayangi, buah-hatimu, sumber kebahagiaanmu, yang memberikan alasan kepadamu untuk terus hidup, yang memberikan arti kepada eksistensimu, puteramu itu.

Ismail mu itu – seperti seekor domba, robohkanlah dia dan korbankan dia!

Wahai Hamba Allah yang patuh! Inilah kehendak Allah untuk engkau lakukan. Inilah yang diminta oleh keyakinanmu. Inilah inti wasiat yang engkau sampaikan, wahai manusia yang bertanggung jawab. Wahai ayah Ismail! Inilah kewajiban yang harus engkau laksanakan!

Ibrahim harus memilih. “Cinta” dan “kebenaran” berperang dalam batinnya.Cinta yang merupakan hidupnya, dan kebenaran yang merupakan agamanya.

Seandainya yang diperintahkan Allah adalah ia mengorbankan dirinya sendiri … maka tidak sulit baginya untuk menentukan pilihan.

Nabi Ibrahim telah mempertaruhkan nyawanya demi Allah dan kenyataan inilah yang menyebabkan ia merasa telah menaati Allah. Tetapi perasaan yang seperti itulah yang merupakan sikap mementingkan diri sendiri dan kelemahan dirinya. Ibrahim adalah manusia yang paling hampir kepada Allah.

Wahai Ibrahim! Pasrahkanlah Ismail mu itu! Continue reading “Gundahnya Hati Ibrahim: Antara Cinta & Ketaatan”

Salam Atasmu, Wahai Ramadhan

Dalam Kitab Minhaj Al-Balaghah, diriwayatkan oleh Ibnu Huzaimah, Rasulullah SAW berkhutbah, “Wahai Manusia! Bergembiralah, berbahagialah, karena bulan Allah telah datang. Dia datang dengan kasih sayang, dengan pengampunan dan berbagai karunia.”

Karunia artinya keberlimpahan, mendapatkan banyak keuntungan. Keberlimpahan seperti apa? Bayangkan! Setiap tarikan napas kita, memiliki pahala tasbih, pahala membaca Subhanallah (Maha Suci Allah). Tarikan napas kita di bulan ini adalah ibadah.

Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, amal-amalmu diterima dan doa-doamu dikabulkan.” (HR. Ibnu Huzaimah).

Lalu, karunia lainnya, membaca satu ayat al-Qur’an di bulan ramadhan ini adalah seperti membaca seluruh isi al-Qur’an di bulan lain yang manapun. Melakukan shalat wajib pada bulan ini adalah sama dengan melaksanakan tujuh puluh shalat fardhu pada bulan yang lain. Dan barangsiapa yang melakukan shalat sunat di bulan ini, Allah akan menuliskan baginya kebebasan dari api neraka.

Subhanallah! Salam atasmu, wahai bulan Ramadhan! Sungguh inilah bulan yang penuh harapan. Inilah hari-hari yang sangat mulia, hari-hari penuh kebahagiaan! Continue reading “Salam Atasmu, Wahai Ramadhan”

Khutbah Rasulullah SAW Menyambut Bulan Ramadhan

Dalam Kitab Minhaj Al-Balaghah diriwayatkan khotbah Nabi Muhammad SAW menyambut bulan Ramadhan. Seperti biasa, khotbah Nabi itu singkat tetapi menyentuh hati. Ditengah-tengah khotbah, Nabi melayani pertanyaan para sahabatnya.

Wahai manusia! Sungguh telah datang pada kalian bulan Allah dengan membawa berkah rahmat dan maghfirah. Bulan yang paling mulia disisi Allah. Hari-harinya adalah hari-hari yang paling utama. Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama. Jam demi jamnya adalah jam-jam yang paling utama.Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tamu Allah dan dimuliakan oleh-NYA. Continue reading “Khutbah Rasulullah SAW Menyambut Bulan Ramadhan”

Film Seri Nabi Yusuf as

dahsyat, kolosal, dramatis …
penuh dengan berbagai esensi ajaran tauhid – hikmah dan akhlaq

kisah nabi yusuf as digelari oleh al-Qur’an sebagai
kisah terbaik (ahsanul qishas) –
(QS. Yusuf ayat 3)

Film ini benar-benar luar biasa…! Melalui film ini kita ibarat berziarah secara ruhani melihat Nabi Yusuf as melintasi ruang lorong dan waktu, menjambangi kota Thebes. Ada banyak sekali hikmah dan pengetahuan yang kita peroleh setelah menonton film ini.

.

… saksikan perjuangan Nabi Yusuf as menghadapi beragam cobaan hidup yang sangat berat serta menanggung perpisahan dengan ayahanda tercinta

…  juga kisah cinta legendaris Yusuf-Zulaikha yang berbarengan pula dengan bagaimana beratnya perjuangan Zulaikha meraih ma’rifat Ilahi

… saksikan juga betapa pesona, keindahan tutur kata, keelokan tingkah laku, kesucian jiwa,  ketepatan ta’bir dan takwil mimpi serta kebijakan Yusuf as dalam menghadapi setiap persoalan sepelik apa pun

… ia menjadi buah-bibir setiap warga Mesir kuno

 

… juga saksikan bagaimana perjuangan Yusuf as semenjak jadi budak hingga menjadi pemimpin negara yang dicintai tidak hanya oleh Akhenatun,  Raja Mesir kala itu, tapi juga oleh seluruh rakyat Mesir kuno

… juga saksikan bagaimana strategi Nabi Yusuf as dalam mensejahterakan bangsa Mesir kuno waktu itu

… juga bagaimana ia memproklamirkan risalahnya yang menyeru manusia untuk meninggalkan sesembahan tuhan-tuhan batu dan besi menuju kepada Tuhan yang Esa Continue reading “Film Seri Nabi Yusuf as”