PUSTAKA NILNA 

Belajar internet marketing
Loading....
Recent Article links:

Archive for January, 2008

Apa Keputusan Paling Penting Dalam Hidup Anda?

“Hal kecil yang membuat perbedaan besar sekali …
itulah dia, keputusan!”

Tiap hari saya belajar membuat keputusan. Saya semakin menyadari alangkah bahaya sekali jika hidup kita diserahkan begitu saja pada “belenggu rutinitas“. Kita membiarkan hidup kita mengalir begitu saja, lalu tanpa kita sadari, usia kita sudah bertambah tua. Anak semakin besar, kulit makin keriput, tenaga makin melemah, otak tambah pikun. Bisa jadi sebentar lagi, mati!

Ketika saya menengok ke belakang, berhenti sejenak, merenung, bertafakkur, menghisab diri … alangkah malunya saya dengan “laporan-laporan” yang saya “baca“. Kinerja amal shaleh saya masih amat sangat sedikit. Pertumbuhan prestasi cenderung menurun. Pertambahan pengetahuan tidak begitu banyak. Ah, memalukan sekali!

Buat saya laporan kehidupan itu penting sekali. Saya jadi “ngeh” ternyata banyak sekali dalam kehidupan masa lalu saya, berbagai hal tidak pernah saya putuskan dengan benar. Saya membiarkan diri saya berada dalam “pengaruh angin“. Kemana angin kencang, kesana saya terbang. Saya tak mau mengambil sikap. Saya takut menentang angin. Saya cenderung bergerak apa adanya. Saya jadi tersenyum kecut, mungkin saya nggak jauh beda dengan bangkai yang terus dibawa arus gelombang.

Ya! “Hanya ikan yang hidup yang bisa menentang arus!”

***

Ada satu hal yang sering menyebabkan saya “tidak mengambil keputusan secara benar”. Saya membiarkan diri saya berada dalam “tawanan bawah sadar” saya, dalam kebiasaan saya, dalam rutinitas-rutinitas yang secara otomatis-refleks terjadi begitu saja. Continue reading

Apa Visi dan Misi Hidup Anda?

Apa visi misi Anda? Selama ini kita rajin sekali membuat visi dan misi perusahaan atau organisasi tempat kita beraktivitas. Setiap tahun visi misi itu kita evaluasi dan kita pertajam. Intinya kita begitu peduli dengan yang satu ini.

Pertanyaannya, apakah kita sendiri sudah punya visi dan misi? Apakah kita sudah menjawab persoalan paling besar dan paling penting dalam hidup kita, yakni: Apa tujuan kita hidup di dunia ini? Apa missi kita sepanjang karir kehidupan kita di dunia ini? Apa jejak amal yang akan kita banggakan nanti sebagai prestasi hidup kita di hadapan Allah SWT kelak?

Kenyataannya banyak sekali orang hidup dalam keadaan “pasrah” pada takdir. Mengalir begitu saja, terserah nanti akan bagaimana? Continue reading

Kinilah Saatnya Menulis Takdir Yang Kita Inginkan

Tahun Baru! Inilah saatnya kita perlu merenungkan kembali takdir-takdir yang sudah kita lewati setahun kemaren. Lalu mari kita tuliskan di hari ini, apa yang ingin kita capai sepanjang tahun 2008 nanti.

Banyak orang hari ini berpesta. Seluruh dunia merayakan datangnya tahun baru. Entah mengapa, walau setiap tahun perayaan menyongsong datangnya harapan baru itu terus dilakukan, tapi apakah nasib kita telah berubah? Apakah takdir kita terus bergerak menuju kebahagiaan dan impian yang kita idamkan?

Berapa banyak orang yang pada hari seperti ini, menuliskan impiannya? Atau merevisi dan menuliskan tujuan hidupnya?

Banyak diantara kita yang terikat dan terpasung oleh rutinitas, oleh kebiasaan. Sesuatu yang dikendalikan oleh bawah sadar kita. Bahkan ternyata hal ini juga terjadi dalam ibadah-ibadah kita. Ketika shalat, misalnya, kita bahkan bergerak tanpa makna, tanpa jiwa. Bagai-bagai gerakan dan bacaan secara otomatis meluncur begitu saja bagai robot mainan anak-anak kita.

Jiwa kita tak lagi berkuasa. Kehendak dan harapan telah patah arang, tak berani bersuara. Bahkan kita begitu takut dan agak merasa berdosa untuk bercita-cita karena kita merasa akan “mendahului takdir-Nya”.

Padahal ketika kita takut dan pesimis seperti itu, bukankah justru tanpa sadar kita telah mendahului takdir itu sendiri? Bukankah itu berarti kitalah yang memilih untuk tidak berubah? Bukankah itu juga bermakna bahwa kita sendiri yang meminta agar takdir hidup kita tetap sama sampai tua! Continue reading