PUSTAKA NILNA 

Belajar internet marketing
Loading....
Recent Article links:

Archive for October, 2007

Apakah alam semesta ini banyak?

Bintang itu berapa sih banyaknya? Kalau kita mampu dan mau betah berjam-jam menghitungnya, maka dengan mata telanjang, bintang yang dapat kita lihat berjumlah sekitar 5.000.

Dengan pertolongan teleskop yang punya garis tengah 10 cm saja, jumlahnya berlipat ganda menjadi dua juta bintang! Apalagi bila digunakan teleskop raksasa bergaris tengah 5 meter, seperti di Mount Palomar, jumlah bintang yang bisa diamati lebih dari semilyar (ingat, nolnya saja sudah 9).

Konon lagi bila dipakai teleskop 100 meter, wah…!

Memang sampai saat ini, “seberapa besar” jagad raya belum bisa diketahui. Apalagi kalau ditanya, “tepi alam semesta dimana” atau yang lebih susah lagi, “kalau alam ini ada pinggirannya, lalu diluar pinggir itu apa?”

Sebenarnya matahari yang menyinari hidup kita setiap hari ini, ia adalah sejenis bintang juga, sama seperti bintang lain yang terlihat pada malam hari. Kenapa ia tampak lebih terang? Sebab ia memang relatif lebih dekat ke bumi kita, yakni 150 juta kilometer Continue reading

Memahami cara belajar bayi dan anak-anak

oleh: Maya A. Pujiati

Apakah Anda termasuk orang tua baru yang bingung menghadapi anak balitanya? Semua orang tua pasti menginginkan anak-anaknya mendapat pendidikan yang baik sejak dini. Namun menghadapi anak usia dini ternyata tak semudah memotong sayuran. Perlu pengetahuan khusus agar kita bisa memahami mereka, sehingga kita juga lebih santai menjalani keseharian kita bersama mereka.

Saat anak pertama saya lahir, kebingungan itu juga melanda saya. Setelah berhasil menyesuaikan diri dengan pola bayi dalam menyusui, buang air, mandi, dan tidur, tiba-tiba saya merasa ada yang kurang dalam keseharian kami.

Ya, sepertinya kasihan melihat bayi kecil itu tanpa kegiatan berarti. Saya akhirnya sibuk mencari mainan-mainan untuk bayi. Macam-macam mainan dicoba, dan hasilnya ternyata bayi saya cepat bosan atau kadang-kadang tak peduli dengan mainan yang semakin hari semakin bertambah jumlahnya.

Wah, sedih juga waktu itu. Perasaan bersalah tiba-tiba timbul dalam diri saya. Saya merasa tidak becus mengasuh bayi. Saya ternyata nggak tahu apa-apa tentang bayi. Selengkapnya, baca disini….

Waspadai lingkungan anak-anak kita

oleh: Maya A. Pujiati 

Mendidik anak ternyata tak sesulit onta masuk ke lubang jarum, namun juga tak semudah membalikkan telapak tangan.

Satu hal yang membuat pendidikan menjadi mudah, karena kunci utamanya ternyata hanyalah keteladanan; namun hal itu menjadi sulit, karena menjadi teladan berarti berjuang untuk mengubah kebiasaan.

Ingin anak-anak suka membaca, maka rajinlah membaca; ingin anak-anak suka mengaji, maka rajinlah mengaji; ingin anak-anak bersikap lemah lembut, jadilah orang yang lembut; ingin anak-anak bersikap sabar, maka jadilah seorang penyabar. Semua berawal dari contoh, semua berawal dari kebiasaan orang tua.
Baca selengkapnya…

Ada apa dengan TKW?

oleh: Maya A. Pujiati

Seorang perempuan muda bersikukuh untuk pergi ke Saudi Arabia, menjadi pembantu rumah tangga, mengadu nasib, berharap mendapat riyal untuk membeli kecukupan hidup, seperti halnya anak tetangga yang kini tampak senang dengan untaian perhiasan menghiasi leher hingga kakinya.

Suaminya tak mengijinkan. Secara ekonomi sesungguhnya hidup mereka tidaklah terlalu susah. Rumah baru sudah selesai dibangun, nafkah rutin bulanan pun tak pernah kosong. Apa yang dicari perempuan itu? Bahkan ia rela bercerai jika sang suami tak mengijinkannya pergi. Selengkapnya, klik disini…

Homeschooling, haruskah eksklusif?

oleh: Maya A. Pujiati

Sejak subsidi pendidikan nyaris ditiadakan, efek yang langsung terasa oleh masyarakat, adalah mahalnya biaya sekolah.

Terbukanya peluang untuk tumbuhnya pendidikan alternatif seperti homeschooling (HS) adalah kabar baik. Dengan pertimbangan finansial, HS diharapkan bisa mengabaikan unsur-unsur tertentu yang membuat biaya pendidikan menjadi mahal. Biaya gedung, seragam, atau atribut-atribut fisik lainnya dapat ditiadakan. Pemerataan pendidikan pun diharapkan akan berjalan lebih baik.

Sayangnya kini model pendidikan alternatif ini juga mengalami distorsi substansi. Munculnya lembaga-lembaga non sekolah yang membuka layanan belajar berbasis HS dengan biaya yang sangat-sangat mahal membuat HS terkesan ekslusif dan tak mungkin dilakukan oleh mereka yang ekonominya pas-pasan. Baca Selengkapnya

Di Merkurius, Sehari Sama Dengan Setahun

Bertahun-tahun kita yakini, satu tahun terdiri atas 12 bulan, satu bulan 28 sampai 31 hari, satu hari 24 jam, satu jam 60 menit dan satu menit 60 detik. Tapi patokan itu ternyata tidak universal…!

Einstein pernah mengatakan, waktu hanyalah pengertian manusia terhadap perpindahan-perpindahan simbolik dari “tempat”. Waktu yang kita gambarkan sebagai jam, hari, bulan dan tahun itu tak lebih hanyalah istilah-istilah yang melukiskan peredaran Bumi di sekitar sumbunya dan peredarannya mengelilingi Matahari. Continue reading

Terjebak Formalitas Bisnis

Seorang kawan diberi modal 50 juta oleh mertuanya untuk memulai sebuah usaha di bidang pendidikan. Apa yang ia lakukan?

Yang pertama sekali ia pikirkan adalah kantor. Segera ia mencari tempat untuk menyewa kantor. Ia cari tempat yang cukup strategis, enak, dan rada elit. Ia tak mampu ia menahan godaan, “Pokoknya kantor gue harus keren, elite”. Ludeslah sudah 30 juta untuk masa sewa 2 tahun.

“Ah masih ada cukup uang untuk beli alat-alat kantor,” pikirnya. Maka tanpa pikir panjang dia lengkapi kantornya dengan sofa, meja, lemari, laptop, dan barang-barang keperluan kantornya lainnya senilai 15 juta. Lalu dia rekrut 2 orang karyawan untuk mengelola kantor itu. Satu orang sekretaris yang cantik dan satu orang office boy. Sekarang uangnya tinggal 5 juta untuk modal kerja. Continue reading

Pengaruh kata-kata dalam mengasuh anak

oleh: Maya A. Pujiati

Masa kecil adalah masa pembentukan konsep-konsep diri, citra diri, dan kecenderungan-kecenderungan pada manusia. Diakui atau tidak, perbedaan karakter, kebiasaan, selera, dan terlebih persepsi-persepsi kita tentang kehidupan dipengaruhi oleh masa kecil kita. Ajaibnya, semua itu dibentuk bukan lewat tutorial, melainkan diawali oleh pikiran dan persepsi orang tua atas anak-anaknya. Tak percaya?

Bayangkan ketika kita sedang merasa kesal pada anak-anak saat mereka membuat gaduh. Wajah kita berubah kusut, suara kita menjadi sedikit tegang, dan mungkin meledak jika tak sempat terkontrol. Lalu apa yang mungkin dipikirkan anak-anak tentang kita dengan sikap tersebut? Yakinlah mereka pun akan merasakan ketidaknyamanan itu secara otomatis.

Selengkapnya baca pendidikan rumah >>

Ruh pun tertahan karena hutang

Abu Hurairah menuturkan bahwa Rasulullah saw bersabda, “Jiwa seseorang Mukmin itu tergantung karena utangnya hingga utangnya dilunasi.” (HR At-Turmudzi, Ibn Majah, dan Al-Bayhaqi)

Anas bin Malik bertutur, “Kami pernah bersama Rasulullah saw, lalu beliau mendatangi seseorang yang sedang dishalatkan. Beliaupun bertanya, “Apakah sahabat kalian ada yang memiliki hutang.” Mereka menjawab, “Ya.” Beliaupun bersabda, “Lalu apa manfaatnya bagi kalian jika aku menyalatkan orang yang ruhnya masih tergadai di dalam kuburnya dan ruh nya pun tidak naik ke langit? Jika ada orang yang menjamin utangnya, aku akan mengerjakan shalat untuknya, karena sesungguhnya shalatku akan bermanfaat baginya.” (HR Ath-Thabrani)

Selengkapnya baca catatan nilna >>

Cinta sang wanita dan ego kaum pria

oleh: nilnaiqbal

Semalam, salah seorang saudara dekat saya mengadukan persoalan rumah tangganya. Sudah dua hari ini ini ia minggat dari rumahnya, dan kost di tempat lain. Katanya ia ingin menenangkan diri. Pusing mikirin istrinya yang nggak juga berubah perangainya.

“Emangnya kenapa dia?” saya mencoba menelusuri apa sebetulnya persoalan yang ia hadapi.

“Dia sering bicara hal-hal yang membuat saya sakit hati. Kalau nafkah yang saya berikan terlalu sedikit ia mengeluh. Ia juga suka melemparkan kata-kata yang merendahkan diri saya.” katanya.

Lalu berceritalah ia panjang lebar. Saya bisa merasakan betapa ia telah “kehilangan” keberaniannya berhadapan langsung dengan istrinya. Continue reading