artikel pustaka nilna, pustaka berbagai artikel, artikel bisnis, artikel pendidikan, artikel psikologi, artikel manajemen, artikel islam, artikel indonesia
Pulsa Gratis Dari Internet
Powered by MaxBlogPress 

PUSTAKA NILNA 

Pelatihan Jurnalistik dan Desain Layout Media Instansi/Perusahaan

ARTIKEL TERKINI

Bisnis Hosting, Memang Sebuah Ladang Emas

Bisnis hosting yang saya luncurkan September 2009 lalu, kini benar-benar menjadi perhatian besar para internet marketer dan pebisnis online Indonesia. Banyak sekali iklan bisnis ini bertebaran di berbagai blog, website dan facebook. Yang menarik, orang-orang yang masih pemula di bisnis internet juga banyak juga terjun menekuni bisnis hosting ini.
Bisnis hosting yang saya gagas itu, memang [...]

Continue reading

Join PustakaNilna
Join Pustaka Nilna

Join My Community at MyBloglog!

  PANDUAN STEP BY STEP, CARA MEMULAI BISNIS DI INTERNET DENGAN PENGHASILAN KOMISI USD $125 PER TRANSAKSI. YANG PEMULA JUGA PASTI BISA
  EBOOK BARU: CARA MENGATASI BERBAGAI KESULITAN MENGAJAR ANAK BISA DAN SUKA MEMBACA
Ebook Plus Bahan-Bahan Mengajar dengan pendekatan Multi-Metode Download Disini!

Silakan Cari Artikel (tulis kata kunci):

Artikel Terkini

Masa Depan Keluarga Kita (bag-2, habis)

Siklus hidup kita saat ini sedang mengalami akselerasi. Kita tumbuh lebih cepat, meninggalkan rumah lebih segera, dan kawin lebih dini.

“Kita memperkecil jarak berbagai peristiwa itu dan merampungkan periode sebagai orang tua secara lebih cepat,” kata Dr. Bernice Neugarten, seorang spesialis perkembangan keluarga dari Universitas Chicago.

Kekuatan yang kelihatan paling besar kemungkinannya akan menggoncangkan keluarga dalam dasawarsa mendatang adalah dampak teknologi kelahiran yang baru. Kemampuan untuk menentukan terlebih dahulu kelamin bayi, bahkan “memprogramkan” IQ-nya, wajahnya, dan ciri kepribadiannya, kini harus dianggap sebagai suatu kemungkinan yang nyata. Penanduran embrio, bayi yang hidup invitro, kemungkinan untuk dengan minum pil saja pasti akan mendapat anak kembar dua atau tiga, atau bahkan kemungkinan untuk memasuki sebuah “babytorium” dan benar-benar membeli sebuah embrio, semua ini demikian jauh melampaui pengalaman manusia, Selengkapnya >>>

Masa Depan Keluarga Kita (bag - 1)

“Keluarga telah mati, kecuali pada tahun pertama atau tahun kedua selama mengasuh anak.” (William wolf - psikolog)

Para kritikus sosial sedang punya kesempatan baik berspekulasi tentang masa depan keluarga. “Keluarga akan mendekati titik kepunahan total,” kata Ferdinand Lunberg, pengarang The Coming World Transformation.

Dulu, ikatan keluarga amat mesra. Kekerabatan pun berlangsung sepanjang usia. Ayah, ibu, kakek dan nenek tiap hari kumpul bersama. Hidup damai, tenteram, tak tergesa-gesa. Itulah ciri peradaban masyarakat pertanian setiap negara.

Lalu masuk era industrialisasi, berubahlah suasana. Hubungan manusia dengan tempat pemukiman terancam sirna. Manusia pun mulai menjalani kehidupan serba keras, lapar, berbahaya, dan mengelana. Tapi kendati demikian, fungsi rumah (meski hanya sebuah gubuk) tetaplah jadi tempat berlindung utama.

Kepustakaan penuh dengan petunjuk yang baik tentang pentingnya rumah. “Seek home for rest, for home is best.” Carilah rumah untuk istirahat, sebab rumah itu paling ramah. Begitu nasehat Thomas Tussers dalam Instructions to housewifery, sebuah buku petunjuk abad ke-16. Yang lain lagi, “A man’s home is his castle …” (rumah seseorang adalah istananya). “Home, sweet home …” (rumahku, rumah yang manis). Begitu mesra hubungan manusia dengan rumahnya.

Lalu datang industrialisasi modern. Ia kian menuntut adanya massa pekerja yang siap dan mampu meninggalkan tanahnya untuk mencari pekerjaan dan pindah tempat berkali-kali. Ini berbeda sekali dengan masyarakat tani yang cenderung menetap menetap untuk jangka waktu yang lama. Revolusi industri mulai merenggangkan kasih mesra manusia dengan tempat tinggalnya.

Akibatnya, keluarga besar (extended family) termasuk di dalamnya ayah, ibu, anak, paman, bibi, kakek dan nenek, sedikit demi sedikit terpaksa “merampingkan tubuhnya”. Timbullah apa yang dinamakan “keluarga inti” (nuclear family). Itulah dia, suatu unit keluarga yang ringkas, portable (mudah dibawa) kemana-mana. Ia hanya terdiri dari suami, istri dan sejumlah kecil anak mereka. Keluarga ini, yang jauh lebih mobile sifatnya dari keluarga besar tradisional, jadi model standar di semua negara. Selengkapnya >>>

Mengapa Anak Malas Belajar?

Mengapa anak-anak lebih suka bermain ketimbang belajar? Mengapa sebagian anak senang tinggal di rumah, sebagian lagi tidak betah? Ada beberapa penyebabnya.

Pertama, kontruksi bangunan rumah. Hal ini memang jarang terperhatikan oleh banyak sekali keluarga. Mereka masih menganggap rumah sebagai “benda mati”. Padahal, rumah pada hakekatnya bukan hanya tempat tinggal belaka, melainkan juga tempat terbinanya kasih-sayang diantara keluarga, tempat dibinanya

Selengkapnya >>>

Dalam Era Kolaborasi Ini, Anda Ada Dimana?

oleh Nilnaiqbal

Desember 2006 lalu, Dan Tapscott dan Anthony D. Williams meluncurkan sebuah buku yang menghebohkan dunia. Ia jadi bahan pembicaraan di ratusan seminar dan diulas berbagai media massa dunia. Buku itu berjudul Wikinomics: How Mass Collaboration Changes Everything.

Dalam buku itu, Tapscott menyadarkan dunia bahwa di masa depan, peran institusi bisnis maupun sosial akan semakin berkurang dan mendapat tantangan besar dari para individu yang menguasai teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

Tapscott memberi contoh, bagaimana sebuah institusi bisnis bisa diselamatkan oleh sejumlah individu. Perusahaan tambang GoldCorp yang berbasis di Kanada, misalnya, kehilangan akal untuk menafsirkan peta potensi tambang emas yang mereka miliki sejak 1948. Litbang GoldCorp yang terdiri dari para geolog ulung, menyerah kalah ketika diminta menghitung potensi emas, maupun mencari metoda eksploitasinya.

Perusahaan ini nyaris bangkrut hingga pada suatu hari sang CEO mengundang rapat internal penting yang mengubah masa depan perusahaan secara drastis. Rob McEwen, sang CEO, terinspirasi oleh Linus Thorvald (pencipta sistem terbuka Linux), mengumumkan kepada seluruh ahli geologinya untuk menggali semua informasi ladang mereka sejak 1948 dan menyebarkannya secara bebas melalui Internet. Tujuannya: mendapatkan masukan dari ahli geologi dunia mengenai identifikasi ladang-ladang produktif dengan kompensasi imbalan menarik.

Ini sebuah fenomena dahsyat, Selengkapnya >>>

Fokus pada Hasil

Saat itu, tanggal 4 Juli 1952. California Coast sedang diliputi kabut pagi. Dua puluh satu mil ke barat di pulau Catalina, seorang wanita berumur 34 tahun mengarungi Lautan Pasifik dan berenag menyeberangi California. Jika berhasil, ia akan menjadi wanita pertama yang berhasil melakukannya. Wanita tegar ini bernama Florence Chadwick. Sebetulnya, ia berhasil menjadi wanita pertama yang menyeberangi Selat Inggris pulang pergi dengan berenang.

Hari itu airnya sangat dingin, berkabut sangat tebal sehingga membuatnya hampir tidak dapat melihat perahu-perahu yang mengiringinya. Sementara ia terus berenang, ribuan orang menyaksikannya melalui televisi. Beberapa kali ikan-ikan hiu mencoba mendekat, tetapi berhasil diusir dengan dayung. Ia terus saja berenang. Yang menjadi masalah terbesar baginya saat penyeberangan itu bukanlah kelelahan, tetapi air yang begitu dingin menusuk sampai ke tulang sumsumnya.

Selengkapnya >>>

Categories

DUNIA PARENTING

Silakan Download BUKU GRATIS untuk anak-anak anda.
Nama:
Email address:
Kota:
Profesi:

artikel pustaka nilna, pustaka berbagai artikel, artikel bisnis, artikel pendidikan, artikel psikologi, artikel manajemen, artikel islam, artikel indonesia, artikel tentang,artikel pendidikan anak,ide usaha,bisnis hosting,artikel kajian islam