Bisnis Jualan Tiket Pesawat. Baru Launching!
Powered by MaxBlogPress 

PUSTAKA NILNA 

Pelatihan Jurnalistik dan Desain Layout Media Instansi/Perusahaan

ARTIKEL TERKINI

Bagaimana Seorang Anak Belajar Membaca?

Bagaimana seorang anak belajar membaca? Apakah sama dengan cara belajar orang dewasa?
Untuk menjawab pertanyaan ini, mari kita perhatikan bayi dan anak-anak kita. Dalam waktu yang sangat singkat, dengan mudah ia mengenal nama kita, nama ayah ibu kakak adik nenek, nama-nama benda, sifat-sifatnya, termasuk juga karakter fisik dari setiap barang yang ada di rumah.
Bukankah itu luar [...]

Continue reading

Join PustakaNilna
Join Pustaka Nilna

Join My Community at MyBloglog!

  PANDUAN STEP BY STEP, CARA MEMULAI BISNIS DI INTERNET DENGAN PENGHASILAN KOMISI USD $125 PER TRANSAKSI. YANG PEMULA JUGA PASTI BISA
  EBOOK BARU: CARA MENGATASI BERBAGAI KESULITAN MENGAJAR ANAK BISA DAN SUKA MEMBACA
Ebook Plus Bahan-Bahan Mengajar dengan pendekatan Multi-Metode Download Disini!

Silakan Cari Artikel (tulis kata kunci):

Artikel Terkini

Pendidikan Anak Usia Dini >> Penelitian Professor Bloom

Benyamin s. Bloom, professor pendidikan dari Universitas Chicago, menemukan fakta yang cukup mengejutkan:

Ternyata 50% dari semua potensi hidup manusia terbentuk ketika kita berada dalam kandungan sampai usia 4 tahun. Lalu 30 % potensi berikutnya terbentuk pada usia 4 – 8 tahun.

Ini berarti 80% potensi dasar manusia terbentuk sebagian besar di rumah, sebelum mulai masuk sekolah.

Akan seperti apa kemampuannya, nilai-nilai hidupnya, kebiasaannya, kepribadiannya dan sikapnya … 80% tergantung pada hasil pendidikan orang tua nya. Selengkapnya >>>

Allah Adalah Pusat Eksistensi

Allah adalah pusat eksistensi. Dia adalah titik fokus dari dunia yang fana ini. Sebaliknya, manusia adalah partikel yang bergerak dengan mengubah posisinya sebagai manusia seperti yang sekarang kepada posisi seperti yang seharusnya.

Tujuan hidup kita bukanlah untuk binasa tetapi untuk berkembang. Tujuan hidup ini bukan untuk Allah tetapi untuk mendekatkan diri kita kepada-Nya. Allah tidak jauh dari kita; oleh karena itu marilah kita berusaha untuk menghampiri-Nya.

Jalan Allah adalah jalan ummat manusia. Dengan perkataan lain untuk dapat menghampiri Allah, terlebih dahulu kita harus menghampiri manusia. Untuk mencapai kesalehan kita harus benar-benar terlibat di dalam masalah-masalah yang dihadapi ummat manusia, kita tidak boleh bersikap sebagai seorang rahib yang memencilkan diri di dalam biara, kita harus terjun ke lapangan dan terlibat secara aktif.

Untuk bisa terjun ke tengah-tengah manusia, maka kita haruslah sudah mampu membebaskan diri dari diri kita sendiri.

Mereka yang telah terbebas dari dirinya sendiri, adalah orang-orang yang hidup dan ikut bergerak, dan mereka yang tidak terbebas dari diri mereka sendiri, adalah orang-orang yang mati dan tidak bergerak. Kita harus membuang sifat mementingkan diri sendiri.

Wahai hatiku! Walaupun dengan bekerja keras tidak dapat menghampiri-Nya, tetapi berusahalah engkau dengan sedaya upayamu.

Kita yang benar-benar yakin dan benar-benar bersandar kepada Allah, berusahalah dengan sedaya upaya di dalam cinta.

Bisnis Hosting, Memang Sebuah Ladang Emas

Bisnis hosting yang saya luncurkan September 2009 lalu, kini benar-benar menjadi perhatian besar para internet marketer dan pebisnis online Indonesia. Banyak sekali iklan bisnis ini bertebaran di berbagai blog, website dan facebook. Yang menarik, orang-orang yang masih pemula di bisnis internet juga banyak juga terjun menekuni bisnis hosting ini.

Bisnis hosting yang saya gagas itu, memang menjanjikan potensi penghasilan yang sangat besar. Dengan komisi antara $50 - $125 per penjualan, tentu saja  peluang bisnis ini sangat menggiurkan…!

Melihat fenomena itu, saya sangat bersyukur sekali. Mudah-mudahan saja, ide usaha ini, bisa membantu banyak orang, khususnya para pemula, memiliki penghasilan besar dari menjalankan bisnis di internet. Itulah memang sasaran utama saya.

Skema bisnisnya sangat sederhana. Sebab memang, awalnya, saya ciptakan konsep itu khusus untuk membantu para member saya di Internet Bisnis Network yang sedang kesulitan cari uang lewat internet.

Lalu saya rancanglah sebuah ide usaha yang kira-kira hasilnya besar, namun bisa dikerjakan oleh member saya yang masih pemula. Alhasil, lahirlah gagasan  bisnis hosting itu. Dan karena memang hanya saya tujukan untuk pemula, pola bisnisnya menjadi amat sangat sederhana sekali.

Tapi justru disitu kekuatannya.

Perjalanan merumuskan ide usaha yang satu ini benar-benar panjang dan melelahkan. Namun saya memang paling menyukai tantangan “mendesain sebuah ide bisnis”. Dalam bisnis di “dunia nyata”, saya hobi nya memang bikin bisnis baru, yang pokoknya tidak ikut arus. Ketika bisnis itu berhasil, saya rasanya puas sekali. Lalu saya cari lagi ide bisnis berikutnya. Bisnis yang lama, saya serahkan saja ke orang lain untuk mengurusnya. Selengkapnya >>>

Masa Depan Keluarga Kita (bag-2, habis)

Siklus hidup kita saat ini sedang mengalami akselerasi. Kita tumbuh lebih cepat, meninggalkan rumah lebih segera, dan kawin lebih dini.

“Kita memperkecil jarak berbagai peristiwa itu dan merampungkan periode sebagai orang tua secara lebih cepat,” kata Dr. Bernice Neugarten, seorang spesialis perkembangan keluarga dari Universitas Chicago.

Kekuatan yang kelihatan paling besar kemungkinannya akan menggoncangkan keluarga dalam dasawarsa mendatang adalah dampak teknologi kelahiran yang baru. Kemampuan untuk menentukan terlebih dahulu kelamin bayi, bahkan “memprogramkan” IQ-nya, wajahnya, dan ciri kepribadiannya, kini harus dianggap sebagai suatu kemungkinan yang nyata. Penanduran embrio, bayi yang hidup invitro, kemungkinan untuk dengan minum pil saja pasti akan mendapat anak kembar dua atau tiga, atau bahkan kemungkinan untuk memasuki sebuah “babytorium” dan benar-benar membeli sebuah embrio, semua ini demikian jauh melampaui pengalaman manusia, Selengkapnya >>>

Masa Depan Keluarga Kita (bag - 1)

“Keluarga telah mati, kecuali pada tahun pertama atau tahun kedua selama mengasuh anak.” (William wolf - psikolog)

Para kritikus sosial sedang punya kesempatan baik berspekulasi tentang masa depan keluarga. “Keluarga akan mendekati titik kepunahan total,” kata Ferdinand Lunberg, pengarang The Coming World Transformation.

Dulu, ikatan keluarga amat mesra. Kekerabatan pun berlangsung sepanjang usia. Ayah, ibu, kakek dan nenek tiap hari kumpul bersama. Hidup damai, tenteram, tak tergesa-gesa. Itulah ciri peradaban masyarakat pertanian setiap negara.

Lalu masuk era industrialisasi, berubahlah suasana. Hubungan manusia dengan tempat pemukiman terancam sirna. Manusia pun mulai menjalani kehidupan serba keras, lapar, berbahaya, dan mengelana. Tapi kendati demikian, fungsi rumah (meski hanya sebuah gubuk) tetaplah jadi tempat berlindung utama.

Kepustakaan penuh dengan petunjuk yang baik tentang pentingnya rumah. “Seek home for rest, for home is best.” Carilah rumah untuk istirahat, sebab rumah itu paling ramah. Begitu nasehat Thomas Tussers dalam Instructions to housewifery, sebuah buku petunjuk abad ke-16. Yang lain lagi, “A man’s home is his castle …” (rumah seseorang adalah istananya). “Home, sweet home …” (rumahku, rumah yang manis). Begitu mesra hubungan manusia dengan rumahnya.

Lalu datang industri bisnis modern. Ia kian menuntut adanya massa pekerja yang siap dan mampu meninggalkan tanahnya untuk mencari pekerjaan dan pindah tempat berkali-kali. Ini berbeda sekali dengan masyarakat tani yang cenderung menetap menetap untuk jangka waktu yang lama. Revolusi industri mulai merenggangkan kasih mesra manusia dengan tempat tinggalnya.

Akibatnya, keluarga besar (extended family) termasuk di dalamnya ayah, ibu, anak, paman, bibi, kakek dan nenek, sedikit demi sedikit terpaksa “merampingkan tubuhnya”. Timbullah apa yang dinamakan “keluarga inti” (nuclear family). Itulah dia, suatu unit keluarga yang ringkas, portable (mudah dibawa) kemana-mana. Ia hanya terdiri dari suami, istri dan sejumlah kecil anak mereka. Keluarga ini, yang jauh lebih mobile sifatnya dari keluarga besar tradisional, jadi model standar di semua negara. Selengkapnya >>>

Categories

DUNIA PARENTING

Silakan Download BUKU GRATIS untuk anak-anak anda.
Nama:
Email address:
Kota:
Profesi:


artikel pustaka nilna, pustaka berbagai artikel, artikel bisnis, artikel pendidikan, artikel psikologi, artikel manajemen, artikel islam, artikel indonesia, artikel tentang,artikel pendidikan anak,ide usaha,bisnis hosting,artikel kajian islam